Sabtu, 28 November 2009

Rasi bintang segitiga By:M.Ali Hamzah




malam membeku melukis pekat pada dinding kegelapan.aku masih terhipnotis oleh lamunanku.
“dasar anak tengik, apa kamu tidak bisa membaca surat itu ya!cepat keluar dari sini dan jangan pernah menginjakkan kaki di sekolah ini lagi karena kamu tidak pantas sekolah di sini.kamu telah mencoreng nama baik sekolah ini,keluar sana!”
Heh,kata-kata yang tidak pantas di ucapkan oleh seorang kepala sekolah..
Langit masih tenggelam dalam percikan cahaya bintang. pukul setengah dua malam.sesekali angin berdesir menyapa tubuh yang menggigil kedinginan ini.
“tega-teganya ya kamu malu-maluin bapakmu ini.sudah keluarga kita miskin malahan kamu nambah-nambahin penderitaan.dasar anak tak tahu diuntung!”plak,plak,plak..
Rasanya hati ini sakit sekali jika mengingat-ingat kejadian tadi pagi. hari ini adalah hari yang sangat bersejarah bagi hidupku. ya,sejarah penderitaan tepatnya. tadi waktu sekolah aku dituduh membawa sabu-sabu yang sama sekali tidak ku ketahui tiba-tiba ada dalam tasku.entah siapa yang tega melakukan ini semua.karena hal itu aku langsung di panggil menghadap kepala sekolah berikut keluargaku satu-satunya,bapak.dan langsung di keluarkan tanpa basa basi,tanpa prosedur yang bijak,dicela dan dimaki seperti tak ada harganya.setibanya di rumah,aku dihajar habis-habisan oleh bapakku yang wataknya keras bagai batu.aku hanya bisa membela diri dan mengeluh kesakitan meskipun tanpa secuil kesempatan untuk menjelaskan semuanya.
Heh,
Krucuk,krucuk..
Malam sunyi berkeliaran membayang-bayangi perasaanku.aku masih tetap berjalan dengan sisa tenagaku.semoga perut ini bisa sabar menahan lapar.
“hei nak,sini!”tiba-tiba seorang pedagang nasi di pinggir jalan berwajah bule memanggilku.
“sini makan dulu,”
“sudah pak nggak usah terimakasih,”
“sudahlah nggak apa-apa kok,gratis!”
“waduh..jadi ngerepotin nich,terimakasih banyak ya pak,”
Tanpa malu langsung kulahap nasi goreng ini.alhamdulillah,akhirnya aku bisa makan juga.
“namamu siapa?”
“Rizal,”
“kalau anda”
“maxwell.tapi setelah masuk islam namaku diganti oleh seorang ulama’ beirut menjadi muhammad harun yahya,”
“wuih,namanya kayak ilmuwan semua tuch,”
“benar,seperti namanya.aku sebenarnya memang ilmuwan jerman.tapi Alloh telah menghendakiku menjadi seorang penjual nasi goreng di indonesia.”dia tertunduk dengan wajah sedih.
“gimana ceritanya pak,”
“ceritanya telah terkontraksi panjang oleh hipotesisku.jadinya ceritanya panjang sekali.he he..”wuih,logat ilmuwannya mulai keluar nich.
“nggak apa-apa ceritakan.nyantai aja,”hehe tumben aku bisa ngomong ‘santai’ setelah digebuki babak belur olek bapak belum juga rasa sakit batinku seharian ini.
“kamu mau kemana malam-malam begini? kok kayak orang minggat saja..”
“nggak minggat kok pak Cuma kabur dari rumah,”kataku sembari tersenyum sinis.
“ah,itu kan sama saja.emangnya ngapain pake minggat segala?!”
“ceritanya juga panjang pak,”
“ceritakan aja nggak apa-apa,”
Kemudian aku ceritakan kronologis hari terburukku ini mulai dari aku disangka membawa sabu-sabu saat pemeriksaan sampai aku kabur dari rumah jam setengah dua belas tadi.
“yah,yang sabar aja ya.mungkin ini cobaan bagimu..tenang sajalah nanti jika kamu sabar kamu akan mendapatkan balasanya,”
Hah,Cuma ‘tenang sajalah’! Cuma itu saja tanggapan dari orang ini.heh,dasar ngomongnya enak sekali tapi jika dia jadi aku?!
“kamu harus bersyukur kamu masih dapat cobaan seperti ini.saya malahan dapat cobaan yang jauh lebih berat dari kamu.seperti yang saya katakan tadi.heh,seorang bule yang biasanya ke indonesia untuk menghambur-hamburkan uang sekarang ceritanya kok jualan nasi goreng di pinggir jalan?!heh,sungguh sangat tragis bukan?!,”
“ngomong-ngomong kamu sebenarnya mau kemana sih?”
“itu dia masalahnya pak.aku tidak tahu tujuanku sendiri yang jelas,”
“kalau kamu mau,tinggal saja sementara di rumahku,”
“ah,sudahlah pak nanti saya merepotkan lagi..”
“nggak..nggak,nggak merepotkan sama sekali kok.sudahlah,memangnya kamu mau tinggal dimana lagi.santai saja nanti kamu bisa makan gratis kok asal kamu mau membantu saya jualan nasi,OK!”
“waduh,terima kasih banyak ya pak,”
“kalau begitu tolong Bantu beres-beres ya,”
Setelah itu kami pulang kerumah kontrakanya.selama perjalanan dia menceritakan masa lalunya.dia sebenarnya dahulu adalah seorang dosen sebuah universitas di munich,jerman.dia hidup dengan tenang disana meski Cuma hidup sebatang kara.kemudian lambat laun dia tertarik kepada agama islam dan akhirnya dia melakukan riset selama bertahun-tahun.atas hidayah dari Allah dia masuk islam.dari situlah petualangan hidupnya di mulai.dia dikeluarkan dari kampusnya.dihina dan dimaki oleh keluarganya,teman-temannya,saudaranya,tetangganya,murid-muridnya.dia menggembara ke berbagai Negara timur tengah untuk mencari pencerahan jiwa,yah disamping untuk melarikan diri dari penghinaan.dia merantau dari kota ke kota,dari negara ke Negara.singkat cerita dia tiba di Indonesia.pada saat itulah masalah menghampirinya.dia berusaha mati-matian untuk hidup layak namun tuhan menghendakinya untuk menjadi seorang penjual nasi goreng di pinggir jalan.heh,drastis sekali.seorang dosen di sebuah universitas terkenal di jerman sekarang di Indonesia menjadi ‘dosen nasi goreng’.
“memang,terkadang kita merasakan cobaan datang tidak tepat pada waktu kita siap untuk menerimanya.namun satu hal yang harus kamu ingat untuk menghadapi semua itu.siap tidak kamu harus lihat di atas sana,”dia menujuk bentangan langit luas yang penuh bintang.
“rasi bintang segitiga,”
“rasi bintang segitiga?mana?rasanya aku tidak pernah dengar rasi bintang segitiga,”
“ya itu sih cuma ibarat saja.maksudnya dalam menghadapi masalah hidup kamu harus ingat tiga hal yang dapat diibaratkan sebuah segitiga sama sisi”
“apa itu?”
“kritis,tegas dan fokus.kritis berarti perencanaan atau perhitungan atau juga bisa dikatakan dapat mengorganisir sesuatu yang akan dia lakukan untuk menghadapi masalah.tegas berarti teguh dan kuat dalam menjaga sebuah prinsip dan tujuan,tidak plin plan.juga bisa dikatakan teguh dalam bertahan menghadapi masalah.dan yang terakhir fokus.fokus berarti berusaha sekuat tenaga untuk menghadapi hidup.kritis adalah strategi,tegas adalah bertahan dan fokus adalah menyerang!.tapi itu menurutku sendiri.kalau ada orang yang berpendapat beda terserah namun hasil risetku selama di jerman ya mendapatkan segitiga tersebut”
Ah,aneh aneh segala orang ini.masalah kok dikritisi,bukan malah tambah rumit!
Tapi setelah dipikir-pikir ada benarnya juga ya...
“kalau rasinya segitiga  berarti titik pusatnya apa dong,”ucapku setengah menyepelekan.
“itu dia masalahnya,titik pusat itu kucari selama puluhan tahun.kucari sampai ke amerika,eropa,bahkan sampai kepulauan Galapagos pun aku tidak menemukanya..”
Aku jadi bingung nih, apa pemikiran seorang ilmuwan itu terlalu tinggi untuk seorang siswa SMA yang nggak pernah dapat nilai tujuh pada pelajaran eksak seperti aku ini ya…
“sekarang?”lanjutku
“tenyata aku sadar tentang hal itu sejak aku masuk islam”
Aku jadi tambah bingung.
“titik pusat rasi bintang segitiga itu disini”dia menepuk ulu hatiku.
“ya, iman. kalau orang sudah punya iman yang kuat maka sekalipun banjir magmapun akan dihadangnya.”
........
Sudah tiga hari aku bersama pak harun namun aku masih tetap diam tanpa usaha yang berarti. mungkin aku masih kepikiran kejadianku kemarin..
Malam menjemput, aku merenung di teras.aku memikirkan teori rasi bintang segitiga. kritis tegas fokus,strategi bertahan menyerang.mungkin selama ini aku kurang memikirkan hal tersebut. aku lemah untuk bertahan menghadapi cobaan hidup.aku bertindak gegabah tanpa memperdulikan strategi dengan pergi dari rumah tanpa tujuan jelas.aku seorang pengecut hanya untuk melawan masalah dan satu lagi yang paling penting,aku kurang mempercayai tuhan.ingatlah rizal bahwa Alloh tak akan memberikan cobaan melebihi kapasitas hambaNya dalam menghadapi cobaan tersebut.setelah kupikir-pikir hebat juga pemikirannya,tapi apa artinya sebuah teori kalau kita tidak mempraktekannya?!.dalam benakku aku berkata “mau sampai kapan aku begini! Ikhlaskanlah semuanya dan berlarilah untuk merengguh masa depan yang cerah.aku harus semangat.aku pasti bisa!”
Ku menatap langit yang tenang...
Dan takkan menangis di malam....
      Tu’tetap berdiri ku melawan hari
      Ku akan berarti ku pagiku menanti!
Akhirnya aku punya semangat lagi seperti dulu. rasi bintang segitiga!.aku akan berusaha merancang hidup dengan rasi bintang segitiga. disertai dukungan pak harun akhirnya aku berusaha mencari kerja kesana kemari. terik panas,hujan yang lebat dan malam yang dingin menggigil tak kuhiraukan sama sekali.setelah berhari-hari akhirnya aku mendapat kerja sebagai cleaning service, tidak apa-apa yang penting aku bisa bertahan hidup dan yang penting lagi aku bisa sekolah lagi,alhamdulillah.aku tidak akan menyerah selama ‘rasi bintang segitiga’ masih ada di langit jiwaku dan yang paling penting titik pusatnya telah tertancap di ulu hatiku.

Tidak ada komentar: