malam membeku melukis pekat pada dinding
kegelapan.aku masih terhipnotis oleh lamunanku.
“dasar anak tengik, apa kamu tidak bisa membaca surat itu ya!cepat keluar dari sini dan jangan pernah
menginjakkan kaki di sekolah ini lagi karena kamu tidak pantas sekolah di
sini.kamu telah mencoreng nama baik sekolah ini,keluar sana!”
Heh,kata-kata yang tidak pantas di ucapkan oleh
seorang kepala sekolah..
Langit masih tenggelam dalam percikan cahaya
bintang. pukul setengah dua malam.sesekali angin berdesir menyapa tubuh yang
menggigil kedinginan ini.
“tega-teganya ya kamu malu-maluin bapakmu
ini.sudah keluarga kita miskin malahan kamu nambah-nambahin penderitaan.dasar
anak tak tahu diuntung!”plak,plak,plak..
Rasanya hati ini sakit sekali jika
mengingat-ingat kejadian tadi pagi. hari ini adalah hari yang sangat bersejarah
bagi hidupku. ya,sejarah penderitaan tepatnya. tadi waktu sekolah aku dituduh
membawa sabu-sabu yang sama sekali tidak ku ketahui tiba-tiba ada dalam
tasku.entah siapa yang tega melakukan ini semua.karena hal itu aku langsung di
panggil menghadap kepala sekolah berikut keluargaku satu-satunya,bapak.dan
langsung di keluarkan tanpa basa basi,tanpa prosedur yang bijak,dicela dan
dimaki seperti tak ada harganya.setibanya di rumah,aku dihajar habis-habisan
oleh bapakku yang wataknya keras bagai batu.aku hanya bisa membela diri dan
mengeluh kesakitan meskipun tanpa secuil kesempatan untuk menjelaskan semuanya.
Heh,
Krucuk,krucuk..
Malam sunyi berkeliaran membayang-bayangi
perasaanku.aku masih tetap berjalan dengan sisa tenagaku.semoga perut ini bisa
sabar menahan lapar.
“hei nak,sini!”tiba-tiba seorang pedagang nasi di
pinggir jalan berwajah bule memanggilku.
“sini makan dulu,”
“sudah pak nggak usah terimakasih,”
“sudahlah nggak apa-apa kok,gratis!”
“waduh..jadi ngerepotin nich,terimakasih banyak
ya pak,”
Tanpa malu langsung kulahap nasi goreng
ini.alhamdulillah,akhirnya aku bisa makan juga.
“namamu siapa?”
“Rizal,”
“kalau anda”
“maxwell.tapi setelah masuk islam namaku diganti
oleh seorang ulama’ beirut
menjadi muhammad harun yahya,”
“wuih,namanya kayak ilmuwan semua tuch,”
“benar,seperti namanya.aku sebenarnya memang
ilmuwan jerman.tapi Alloh telah menghendakiku menjadi seorang penjual nasi
goreng di indonesia.”dia
tertunduk dengan wajah sedih.
“gimana ceritanya pak,”
“ceritanya telah terkontraksi panjang oleh
hipotesisku.jadinya ceritanya panjang sekali.he he..”wuih,logat ilmuwannya
mulai keluar nich.
“nggak apa-apa ceritakan.nyantai aja,”hehe tumben
aku bisa ngomong ‘santai’ setelah digebuki babak belur olek bapak belum juga
rasa sakit batinku seharian ini.
“kamu mau kemana malam-malam begini? kok kayak
orang minggat saja..”
“nggak minggat kok pak Cuma kabur dari
rumah,”kataku sembari tersenyum sinis.
“ah,itu kan
sama saja.emangnya ngapain pake minggat segala?!”
“ceritanya juga panjang pak,”
“ceritakan aja nggak apa-apa,”
Kemudian aku ceritakan kronologis hari terburukku
ini mulai dari aku disangka membawa sabu-sabu saat pemeriksaan sampai aku kabur
dari rumah jam setengah dua belas tadi.
“yah,yang sabar aja ya.mungkin ini cobaan
bagimu..tenang sajalah nanti jika kamu sabar kamu akan mendapatkan balasanya,”
Hah,Cuma ‘tenang sajalah’! Cuma itu saja
tanggapan dari orang ini.heh,dasar ngomongnya enak sekali tapi jika dia jadi
aku?!
“kamu harus bersyukur kamu masih dapat cobaan
seperti ini.saya malahan dapat cobaan yang jauh lebih berat dari kamu.seperti
yang saya katakan tadi.heh,seorang bule yang biasanya ke indonesia untuk menghambur-hamburkan
uang sekarang ceritanya kok jualan nasi goreng di pinggir jalan?!heh,sungguh
sangat tragis bukan?!,”
“ngomong-ngomong kamu sebenarnya mau kemana sih?”
“itu dia masalahnya pak.aku tidak tahu tujuanku
sendiri yang jelas,”
“kalau kamu mau,tinggal saja sementara di
rumahku,”
“ah,sudahlah pak nanti saya merepotkan lagi..”
“nggak..nggak,nggak merepotkan sama sekali
kok.sudahlah,memangnya kamu mau tinggal dimana lagi.santai saja nanti kamu bisa
makan gratis kok asal kamu mau membantu saya jualan nasi,OK!”
“waduh,terima kasih banyak ya pak,”
“kalau begitu tolong Bantu beres-beres ya,”
Setelah itu kami pulang kerumah
kontrakanya.selama perjalanan dia menceritakan masa lalunya.dia sebenarnya
dahulu adalah seorang dosen sebuah universitas di munich,jerman.dia hidup dengan
tenang disana meski Cuma hidup sebatang kara.kemudian lambat laun dia tertarik
kepada agama islam dan akhirnya dia melakukan riset selama bertahun-tahun.atas
hidayah dari Allah dia masuk islam.dari situlah petualangan hidupnya di
mulai.dia dikeluarkan dari kampusnya.dihina dan dimaki oleh keluarganya,teman-temannya,saudaranya,tetangganya,murid-muridnya.dia
menggembara ke berbagai Negara timur tengah untuk mencari pencerahan jiwa,yah
disamping untuk melarikan diri dari penghinaan.dia merantau dari kota ke
kota,dari negara ke Negara.singkat cerita dia tiba di Indonesia.pada saat
itulah masalah menghampirinya.dia berusaha mati-matian untuk hidup layak namun
tuhan menghendakinya untuk menjadi seorang penjual nasi goreng di pinggir
jalan.heh,drastis sekali.seorang dosen di sebuah universitas terkenal di jerman
sekarang di Indonesia menjadi ‘dosen nasi goreng’.
“memang,terkadang kita merasakan cobaan datang
tidak tepat pada waktu kita siap untuk menerimanya.namun satu hal yang harus
kamu ingat untuk menghadapi semua itu.siap tidak kamu harus lihat di atas sana,”dia menujuk
bentangan langit luas yang penuh bintang.
“rasi bintang segitiga,”
“rasi bintang segitiga?mana?rasanya aku tidak
pernah dengar rasi bintang segitiga,”
“ya itu sih cuma ibarat saja.maksudnya dalam
menghadapi masalah hidup kamu harus ingat tiga hal yang dapat diibaratkan
sebuah segitiga sama sisi”
“apa itu?”
“kritis,tegas dan fokus.kritis berarti
perencanaan atau perhitungan atau juga bisa dikatakan dapat mengorganisir
sesuatu yang akan dia lakukan untuk menghadapi masalah.tegas berarti teguh dan
kuat dalam menjaga sebuah prinsip dan tujuan,tidak plin plan.juga bisa
dikatakan teguh dalam bertahan menghadapi masalah.dan yang terakhir fokus.fokus
berarti berusaha sekuat tenaga untuk menghadapi hidup.kritis adalah
strategi,tegas adalah bertahan dan fokus adalah menyerang!.tapi itu menurutku
sendiri.kalau ada orang yang berpendapat beda terserah namun hasil risetku
selama di jerman ya mendapatkan segitiga tersebut”
Ah,aneh aneh segala orang ini.masalah kok
dikritisi,bukan malah tambah rumit!
Tapi setelah dipikir-pikir ada benarnya juga
ya...
“kalau rasinya segitiga berarti titik pusatnya apa dong,”ucapku
setengah menyepelekan.
“itu dia masalahnya,titik pusat itu kucari selama
puluhan tahun.kucari sampai ke amerika,eropa,bahkan sampai kepulauan Galapagos
pun aku tidak menemukanya..”
Aku jadi bingung nih, apa pemikiran seorang
ilmuwan itu terlalu tinggi untuk seorang siswa SMA yang nggak pernah dapat
nilai tujuh pada pelajaran eksak seperti aku ini ya…
“sekarang?”lanjutku
“tenyata aku sadar tentang hal itu sejak aku
masuk islam”
Aku jadi tambah bingung.
“titik pusat rasi bintang segitiga itu disini”dia
menepuk ulu hatiku.
“ya, iman. kalau orang sudah punya iman yang kuat
maka sekalipun banjir magmapun akan dihadangnya.”
........
Sudah tiga hari aku bersama pak harun namun aku
masih tetap diam tanpa usaha yang berarti. mungkin aku masih kepikiran
kejadianku kemarin..
Malam menjemput, aku merenung di teras.aku
memikirkan teori rasi bintang segitiga. kritis tegas fokus,strategi bertahan
menyerang.mungkin selama ini aku kurang memikirkan hal tersebut. aku lemah
untuk bertahan menghadapi cobaan hidup.aku bertindak gegabah tanpa
memperdulikan strategi dengan pergi dari rumah tanpa tujuan jelas.aku seorang
pengecut hanya untuk melawan masalah dan satu lagi yang paling penting,aku
kurang mempercayai tuhan.ingatlah rizal bahwa Alloh tak akan memberikan cobaan
melebihi kapasitas hambaNya dalam menghadapi cobaan tersebut.setelah
kupikir-pikir hebat juga pemikirannya,tapi apa artinya sebuah teori kalau kita
tidak mempraktekannya?!.dalam benakku aku berkata “mau sampai kapan aku begini!
Ikhlaskanlah semuanya dan berlarilah untuk merengguh masa depan yang cerah.aku
harus semangat.aku pasti bisa!”
Ku menatap langit yang tenang...
Dan takkan menangis di malam....
Tu’tetap berdiri ku melawan hari
Ku akan berarti ku pagiku menanti!
Akhirnya aku punya semangat lagi seperti dulu. rasi
bintang segitiga!.aku akan berusaha merancang hidup dengan rasi bintang segitiga.
disertai dukungan pak harun akhirnya aku berusaha mencari kerja kesana kemari. terik
panas,hujan yang lebat dan malam yang dingin menggigil tak kuhiraukan sama
sekali.setelah berhari-hari akhirnya aku mendapat kerja sebagai cleaning
service, tidak apa-apa yang penting aku bisa bertahan hidup dan yang penting
lagi aku bisa sekolah lagi,alhamdulillah.aku tidak akan menyerah selama ‘rasi
bintang segitiga’ masih ada di langit jiwaku dan yang paling penting titik
pusatnya telah tertancap di ulu hatiku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar